You are currently viewing Semangat Berjuang di Jalan Allah

Semangat Berjuang di Jalan Allah

Hosting Unlimited Indonesia
  • Semangat berjuang di jalan Allah

Sifat utama yang terakhir yaitu semangat berjuang di jalan Allah, sebagaimana Allah jelaskan di dalam Qur’an surat Yasin [36]: 20.

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَى قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

Datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! ikutilah utusan-utusan itu”.

Yang dimasksud semangat berjuang di jalan Allah ialah semangat mempelajari, mengamalkan dan mendakwahkan syariat Allah Ta’ala yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ baik dengan ilmu, harta dan tenaga yang dimiliki.

Salah satu jalan berjuang di jalan Allah yaitu dengan jihad, Jihad adalah jalan pintas masuk syurga. Hasan Al-Bashri mengatakan, “Sesungguhnya setiap jalan memiliki jalur pintas, dan jalur pintas surga adalah jihad.” Jihad merupakan bukti cinta yang wajib.

Jihad, secara bahasa diambil dari kata jahada-yajhadu-jahdan, yang artinya adalah kemampuan atau kekuatan. Adapun secara syar’i dan istilah, maka para fuqaha telah bersepakat bahwa jihad artinya adalah berperang dan tolong menolong di dalamnya.

Jihad merupakan bukti cinta yang wajib. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Siapa yang tidak memiliki motivasi untuk jihad, ia sama sekali belum mempersembahkan cinta yang wajib. Bahkan dalam dirinya terdapat bibit kemunafikan, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat [49]: 15.

Hosting Unlimited Indonesia

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah.

Hasan Al-Banna meyebutkan, jihad adalah salah satu kewajiban muslim yang berkelanjutan hingga hari kiamat, tingkat terendahnya berupa penolakan hati atas keburukan atau kemungkaran dan yang tertinggi berupa perang di jalan Allah.

Jihad juga mengandung makna kebaikan dunia dan akhirat. Yakni kemenangan dan kejayaan, atau gugur sebagai sahid dan surga. Siapa yang hidup diantara para mujahidin, ia menyandang kemuliaan, memperoleh pahala dunia dan ganjaran terbaik di akhirat. Sedang yang gugur di antara mereka, ia menuju syurga.

Amru Khalid menyebutkan ada empat belas macam jihad selain jihad dengan peperangan fisik yang ia kutip dari ucapan salaf dan juga Ibnu Qayyim yaitu:

a) Jihad melawan Nafsu ada lima macam;

b) Jihad melawan setan ada dua macam;

c) Jihad melawan ahli maksiat dan kaum fasik ada tiga macam; dan

d) Jihad melawan kaum kafir ada empat macam.

Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan